Teknologi yang Berwajah Humanis

Masih banyak di antara kita yang berpendapat sebagai kebanyakan orang awam, yang memandang teknologi dengan kecurigaan. Perkembangan teknologi yang begitu pesat, dipandang sebagai suatu ancaman yang dapat dapat mengganggu harkat manusia. Padahal sebenarnya sejak awal peradaban telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi” belum digunakan. Pada awal peradaban misalnya, manusia menemukan api antara lain untuk memasak makanan; makanan dipanggang di atas api kayu bakar. Kemajuan peradaban kemudian dilakukan pemanggangan dengan api arang, dengan api kompor minyak tanah, kompor gas, kompor listrik dan oven microwave.

Proses tersebut berkembang sesuai dengan berkembangnya budaya manusia. Misalnya saja pada zaman batu atau neolitik kehidupan menyatu dengan alam. Segala sesuatu tergantung pada apa yang tersedia di alam sekitar. Pemukiman tidak bersifat menetap, melainkan  berpindah-pindah ke tempat dimana tersedia bahan makanan. Usaha bercocok tanam atau pertanian belum berkembang; cara  mendapat makanan adalah dengan mencarinya dari hutan dan berburu binatang. Cara untuk hidup dengan sendirinya juga berkembang. Dalam bercocok tanam kecuali alat diperlukan juga bibit yang baik, pupuk, air dan sinar matahari yang cukup dsb.  Jelaslah bahwa sejak zaman batu telah ada “teknologi” (proses) yang menggunakan alat maupun yang tidak.

Selengkapnya silahkan download disini : teknologi-yang-berwajah-humanis

 Viewed 1397 times by 217 viewers

About the Author

Yusufhadi Miarso has written 27 stories on this site.

Professor Emeritus bidang Teknologi Pendidikan Univeristas Negeri Jakarta

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 yusufhadi.net. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, design modified by Uwes A. Chaeruman from Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.
Close
E-mail It