Pendidikan Alternatif: sebuah Agenda Reformasi

Salah satu tuntutan reformasi di bidang pendidikan adalah diberinya peluang, bahkan
dalam batas tertentu diberinya kebebasan, kepada keluarga dan masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan warga belajar, serta sesuai dengan kondisi dan tuntutan lapangan kerja. Hal ini berarti bahwa campur tangan pemerintah yang berlebihan (etatisme) dalam penyelenggaraan pendidikan ditiadakan atau setidak-tidaknya dikurangi.
Dalam rangka mencapai masyarakat belajar (learning society) perlu diberikan kebebasan
kepada warga masyarakat untuk belajar apa saja yang diminati atau dibutuhkannya, asalkan tidak bertentangan dengan falsafah negara dan bangsa. Demikian juga dalam melaksanakan prinsip belajar seumur hidup, harus diberikan kesempatan dan kebebasan kepada siapa saja warga masyarakat untuk memperoleh pendidikan apa saja, dari siapa saja, di mana saja, pada jalur dan jenjang mana saja dan kapan saja, yang sesuai dengan kebutuhan pribadi, serta selaras dengan kebutuhan pembangunan dan lingkungan.
Selama ini kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan telah dianggap
sebagai suatu keharusan atau amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan karena itu tidak dianggap sebagai campur tangan berlebihan dari pemerintah. Padahal amanat mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan nasional negara dan bangsa, dan karena itu menjadi tanggung jawab semua warga negara, jadi tidak hanya pemerintah.
Tantangan masadepan yang kita hadapi sekarang ini, menuntut kita untuk berpikir dan
bertindak dalam mempersiapkan sumberdaya manusia kita, baik mereka yang termasuk dalam angkatan kerja dan bukan angkatan kerja, agar mampu eksis dan bahkan bersaing dalam pasaran global. Pendidikan merupakan salah satu usaha terpenting dalam mempersiapkan sumberdaya manusia yang mampu menghadapi persaingan bebas itu. Untuk itu maka berbagai upaya pendidikan perlu dikembangkan dan dibina untuk menghasilkan tenaga-tenaga yang memenuhi persyaratan global tersebut.

Selengkapnya dapat Anda baca dan download disini: pendidikan-alternatif.pdf

 Viewed 381 times by 221 viewers

About the Author

Yusufhadi Miarso has written 27 stories on this site.

Professor Emeritus bidang Teknologi Pendidikan Univeristas Negeri Jakarta

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 yusufhadi.net. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, design modified by Uwes A. Chaeruman from Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.
Close
E-mail It