LANDASAN BERPIKIR DAN PENGAMBANGAN TEORI
- Saturday, January 3, 2009, 15:37
- by: Yusufhadi Miarso
- in: PENELITIAN
- Add a comment
Pendahuluan
Sebenarnya saya kurang sependapat dengan dikotomi penelitian kuantitatif dengan kualitatif, sebab ke duanya saling mengisi. Hampir semua penelitian sosial merupakan kombinasi antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif, oleh karena itu, sesuai dengan pendapat Newman & Benz (1998:9-10) ke dua metodologi tersebut merupakan kontinuum interaktif. Ke dua pendekatan tersebut memang dapat dibedakan karena latar belakang filsafatnya dapat dibedakan; pendekatan kuantitatif digunakan bila seseorang memulainya dengan teori atau hipotesis dan berusaha membuktikan kebenarannya, sedangkan pendekatan kualitatif bila seseorang berusaha menafsirkan realitas dan berusaha membangun teori berdasarkan apa yang dialami.
Dikotomi yang lebih tepat adalah antara postivistik dan pascapostivistik atau fenomenologik. Pendekatan postivivistik berakar pada ilmu-ilmu eksakta dan karena itu dapat disebut pula dengan studi statistik. Dalam Penelitian ini dipersyaratkan adanya variabel yang dikontrol, pengacakan sampel, pengujian validitas dan realibilitas instrumen, dan ditujukan untuk menggeneralisasi sampel ke dalam populasi. Termasuk dalam kategori Penelitian ini adalah eksperimen, kuasi-eksperimen, survai, desain pretest-posttet, korelasi dan lain-lain ( Campbell & Stanley, 1963). Pendekatan pascapositivistik/fenomenologik berakar pada tradisi dalam sosiologi dan antropologi yang bertujuan untuk memahami suatu gejala seperti apa adanya tanpa harus mengontrol variable dan tidak berusaha menggeneralisasi gejala tersebut dalam gejala-gejala yang lain. Termasuk dalam Penelitian ini adalah etnografi, studi kasus, studi… Selanjutnya silahkan klik disini: landasan-berpikir-dan-pengembangan-teori1
Viewed 1696 times by 749 viewers
About the Author
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!