Action Research di Perguruan Tinggi

Tumbuh dan berkembangnya suatu konsep tidak akan terlepas dari konteks dimana konsep itu dapat tumbuh, serta apa dan bagaimana awal perkembangan konsep itu sendiri. Misalnya konsep “sekolah” yang merupakan lembaga khusus untuk menyelenggarakan pendidikan akan dapat tumbuh bilamana konteks masyarakat memungkinkannya (adanya kebutuhan yang dirasakan oleh anggota masyarakat, adanya tenaga professional yang mengelola dsb.). Dalam bahasa keseharian, konteks dapat dianalogikan dengan “lahan”, dan awal konsep rumusan konsep dianalogikan dengan “benih”. Sehingga lahan yang masih kosong dapat ditumbuhkan benih di dalamnya.

            Setiap konsep tentu memerlukan “istilah” atau “nama” yang diciptakan sebagai lambang untuk mengidentifikaksi konsep yang dimaksud (seperti misalnya istilah “sekolah”), dan untuk mengkomunikasikan gagasan yang ada di dalamnya. Istilah itu harus menunjukkan “gagasan” yaitu gambaran mental mengenai sesuatu gejala, dan harus pula mewakili adanya sejumlah “rujukan” yaitu gejala konkrit yang dapat dikenal dengan penginderaan. Sedangkan gagasan mengarahkan (memberikan batasan) pada sejumlah ke­nyataan yang terdapat dalam rujukan.

Selengkapnya silahkan download disini : action-research-di-perguruan-tinggi

 Viewed 1190 times by 409 viewers

About the Author

Yusufhadi Miarso has written 27 stories on this site.

Professor Emeritus bidang Teknologi Pendidikan Univeristas Negeri Jakarta

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 yusufhadi.net. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, design modified by Uwes A. Chaeruman from Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.
Close
E-mail It